Lompat ke isi utama

Tentang Kami

Siapa Kami

Mercy Corps Indonesia adalah afiliasi dari organisasi Mercy Corps, sebuah organisasi nirlaba internasional yang bekerja di lebih dari 40 negara di dunia. Didirikan pada tahun 1979, Mercy Corps bertujuan untuk memberdayakan masyarakat melewati kondisi krisis, membangun kehidupan yang lebih baik, dan membawa perubahan yang positif.

Mercy Corps telah beroperasi di Indonesia sejak tahun 1999. Dengan berdirinya Yayasan Mercy Corps Indonesia (YMCI) sebagai yayasan lokal pada tahun 2012, kami terus menyediakan alat dan dukungan kepada masyarakat di seluruh Indonesia untuk mengubah kehidupan mereka. Kami memiliki tujuan untuk memberdayakan masyarakat dalam membangun komunitas yang sehat, produktif, dan tangguh. Dengan keberadaan Mercy Corps Indonesia di 10 provinsi saat ini, tim ahli kami mengimplementasikan berbagai program, mulai dari pengembangan ekonomi dan pasar hingga pengurangan risiko bencana dan adaptasi perubahan iklim.

Kami menganalisa dan mengidentifikasi tantangan pembangunan dengan menggunakan pendekatan dari berbagai sisi (system lens) serta mengaplikasikan pendekatan pengembangan pasar (market system development) dan membangun ketangguhan (resilience building) untuk mencapai dampak yang berkelanjutan. Kami mengambil peranan sebagai fasilitator dan mempertemukan berbagai aktor yang relevan untuk mendorong perubahan. Kami menekankan pada kemitraan strategis dengan sektor swasta, pemerintah, masyarakat dan lembaga penelitian dalam program kami dan bekerja sama dengan masyarakat untuk memahami tantangan yang mereka hadapi dan bekerja bersama mereka dalam solusinya. Kami terus berupaya mengembangkan model-model inovatif berbasis teknologi untuk pembangunan dan pengurangan kemiskinan yang dapat direplikasikan dalam skala besar.

Fokus

Tanggap Darurat Bencana

Mercy Corps Indonesia memiliki tim khusus tanggap darurat bencana yaitu Indonesia Response Team (IRT). IRT dibentuk tahun 2007 yang terdiri dari 30 anggota dari seluruh Indonesia yang terlatih untuk dengan cepat memberikan bantuan awal (bulan pertama pasca bencana terjadi) kepada penyintas selama masa tanggap darurat, seperti distribusi hygiene kit dan shelter kit. Setelah bantuan awal, bantuan selanjutnya di masa tanggap darurat difokuskan pada perbaikan akses ke air bersih, fasilitas sanitasi, dan penyadartahuan terhadap sanitasi total berbasis masyarakat. Selain itu bantuan non-tunai (BNT) juga digunakan untuk mempercepat pemulihan ekonomi masyarakat sesuai dengan kebutuhan tiap keluarga. Dalam tahap pemulihan, Mercy Corps Indonesia juga membantu penyintas membangun kembali dengan menggabungkan strategi untuk peningkatan ketangguhan bencana dengan pemulihan mata pencaharian. Mercy Corps Indonesia juga merupakan anggota aktif dari Emergency Capacity Building (ECB), kelompok LSM kemanusiaan yang berlatih bersama untuk membangun keterampilan tanggap bencana dan mengkoordinasikan kegiatan untuk memaksimalkan dampak dan efisiensi tanggap darurat bencana.

Adaptasi Perubahan Iklim dan Pengurangan Risiko Bencana

Indonesia sering menghadapi tanah longsor, banjir, letusan gunung berapi dan gempa bumi yang bahkan diikuti tsunami. Dampak perubahan iklim seperti fenomena cuaca ekstrem dan kenaikan permukaan laut merupakan ancaman besar untuk sebuah negara yang sebagian besar dihuni sepanjang garis pantai. Penghuni kawasan kumuh perkotaan dan penduduk yang tinggal di wilayah pesisir juga sangat rentan karena banyak keluarga dalam keadaan tidak aman untuk bertahan hidup, serta terbatas akses terhadap layanan dan dana untuk pemulihan.

Mercy Corps Indonesia membantu mengurangi dampak dari bencana melalui program-program inovatif dengan melibatkan masyarakat, pemerintah, dan sektor swasta untuk mengidentifikasi daerah berisiko dan berlatih respon bencana. ketika bencana terjadi. Program adaptasi perubahan iklim bertujuan untuk mengkatalisis perhatian, pendanaan, serta tindakan baik oleh pemerintah maupun masyarakat sendiri untuk membangun ketahanan masyarakat miskin dan rentan. Dalam upaya Pengurangan Risiko Bencana (PRB) di tingkat kelembagaan nasional, Mercy Corps Indonesia berkoordinasi erat dengan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). Tujuannya adalah untuk merancang intervensi PRB dan alat-alat yang dapat dengan mudah diadopsi dan ditingkatkan oleh BNPB sekaligus membangun kapasitas anggota BNPB. Di tingkat tapak, Mercy Corps Indonesia berkerjasama dengan berbagai mitra LSM lokal untuk menerapkan PRB berbasis masyarakat.

Meningkatkan Pemberdayaan Ekonomi

Mercy Corps Indonesia berupaya menciptakan solusi yang kreatif, berdasarkan pasar yang meningkatkan pemberdayaan ekonomi bagi petani kecil, wirausaha mikro, dan masyarakat miskin. Dengan mengimplementasikan program-program yang terfokus pada solusi usaha mikro, pelatihan dan bimbingan wirausaha, serta penguatan akses ke sistem keuangan dan layanan lainnya, Mercy Corps Indonesia membantu menciptakan sistem pasar yang efektif dan berfungsi mengurangi kemiskinan. Dalam program pemberdayaan petani kecil, dengan pendekatan pengembangan rantai nilai, Mercy Corps Indonesia membantu meningkatkan produktifitas dan pendapatan petani pasar melalui bundled services platform berbasis teknologi yang menyediakan layanan terpadu untuk akses pemasok benih, obat dan pupuk, informasi praktek pertanian yang baik, akses ke layanan keuangan dan asuransi, informasi cuaca, dan akses ke pasar. Dalam pemberdayaan wirausaha perempuan dan pemuda/pemudi, Mercy Corps Indonesia bersama mitra pemerintah daerah, lembaga keuangan, dan penyedia layanan kewirausahaan melakukan peningkatan keterampilan bisnis dan literasi keuangan melalui berbagai media, antara lain pelatihan dan pendampingan secara langsung, serta platform online mentoring.

Pimpinan Organisasi

Executive Director
Director of Agriculture, Entrepreneurship and Financial Inclusion
Director of Finance and Operation
Operation Manager
HR Coordinator
Program Performance Quality (PAQ) & Indonesia Response Team (IRT) Manager