Bagi petani kopi di Desa Jolotigo dan Sengare, ketidakpastian iklim bukan lagi sekadar tantangan musiman, melainkan ancaman langsung terhadap penghidupan mereka. Nandirin, salah seorang petani, menuturkan bahwa cuaca yang tidak menentu membuat petani kesulitan menentukan waktu tanam dan pola perawatan yang tepat.